A Story from Netherlands

6 May

Sempat singgah dan menetap di belanda merupakan salah satu pengalaman hidup yang luar biasa, tak pernah terpikirkan akan menuntut ilmu di negara yang sukses menjajah indonesia selama 3.5 abad lamanya. But anyway, stop talking about the history. Belanda tak diragukan lagi menjadi salah satu kekuatan eropa walau luas negaranya cuma sepertiganya pulau jawa.

Dari segi pariwisata, belanda merupakan salah satu destinasi terfavorit didunia, setidaknya setelah menelusuri beberapa situs di internet tentang site wisata di negara ini dan pernah berkeliling dengan tiket daagkart, holland is recommended country to visit!

Image

Groningen Grote Mark

Image

Must visit in Volendam, take a photograph with traditional Holland clothes

Image

Volendam Beach

Image

Amsterdam Dungeon

Image

Amsterdam Arena

Image
Hornse Meer Village, 8 km away from Grote Mark Groningen
Image

Keukenhoff, where flowers rise every spring

Image

Utrecht Tower

Image

Madurodam Den Haag : a Netherlands Miniatur

Image

The Hague Peace Palace

Image

Zaanse Schans : a village with windmill series

Image

Rijksmuseum Amsterdam

Image

I amsterdam mark

Image

Madame Tussaud Amsterdam

Image

Ufo Building Eindhoven

Next time I have chance, I will come back again..

Balikpapan, May 2013

Happy Birthday Dinda Husna

27 Jan

Selamat ulang tahun yang ke 23 Dinda Husna.

Semoga kamu lebih taat pada Allah SWT, berbakti pada orang tua dan selalu menjadi wanita luar biasa bagi setiap orang disekitarmu.

Teriring do’a agar Allah SWT selalu memberikan petunjuk NYA di setiap langkah kehidupanmu agar semua cita – cita kamu tercapai dan mendapat berkahNYA.

You are so special for me
I love you

Almendo Rafki

Baru sadar 9 bulan ga pernah nulis di blog

24 Nov

Pagi ini liat note terakhir yang ditulis di blog ini. Baru sadar kalo terakhir menulis itu bulan desember 2011. Setelah menilik ternyata waktu – waktu setelah itu adalah masa – masa ketika start menjadi employee. 

Oke, ada ga ya kaitannya iseng2 nulis di blog menurun karena kerja di perusahaan ini?

Setidaknya saya jadi ingat dengan pernyataan salah seorang teman saat perkenalan di kelas KLC.

“Dulu hobi saya bermain gitar, setelah masuk perusahaan ini saya tidak punya hobi”

Semua orang tertawa, dan memang mungkin hobi, tindakan iseng2 lain, berkurang drastically setelah jadi employee.

This is life when we start being a labor

This is state of my life when I realize that life is always in balance,

you got money and you do not have time or you chose the other way.

 

Oklahoma, where the wind blows

Nov 23rd, 2012

Fall Season in United States

21 Nov

Kaki ini pun melangkah kembali meninggalkan kampung halaman.

Kali ini, doa orang tua dan keluarga dekat mengiringi perjalanan ku berikutnya. Aku berangkat ke Oklahoma.

Sebelumnya, tak pernah terpikirkan akan mendapatkan kesempatan ini. Sekolah juga yang akhirnya memberikan jalan untuk menginjak benua Amerika. Alhamdulillah ya ALLAH.

Masuk ke Amerika, tepat di musim gugur itu memberikan kesan tersendiri. Sebelumnya, saya mendapatkan kesempatan untuk merasakan musim dingin, semi dan panas di benua eropa. Sungguh indah rencana Allah SWT

Imagey

Image

 

Image

Image

Riverwalk Apartment

20 Nov 2012

10.42 PM

Mama ku Pahlawan ku

21 Dec

Besok, 22 Desember 2011

 

Tepat 23 tahun 8 bulan yang lalu..

Mama berjuang hidup mati untuk membuatku bisa menghirup oksigen untuk pertama kali

—-

Sejak saat itu, belaiannya lah yang membuatku selalu merasakan kasih sayang paling tulus yang pernah ada

Sejak saat itu, air susunnya lah yang menjadi nutrisi paling hebat yang membuat seluruh kelengkapan tubuhku mulai berkembang.

Sejak saat itu, pengorbanan hebat dia lakukan setiap malam, terbangun dan terjaga, agar aku selalu bisa tidur kembali dengan nyenyak

Sejak saat itu, dikecilkannya ambisinya dan memberikan segala perhatian kepadaku

Sejak saat itu, semua waktunya dikorbankan untuk membuatku mendapatkan yang terbaik

Sejak saat itu, tak jarang lelah menghampiri karena harus bekerja sekaligus membesarkanku, rasa jengkel pun kerap hadir karena ulah nakalku

—-

Baginya, Semua itu hilang kala ku bisa tersenyum, ku bisa memanggil “Mama” untuk pertama kali, ku bisa guling kiri dan kanan, merangkak, berdiri, berjalan dan akhirnya bisa seperti sekarang.

Tanpa Mama, ku tak kan bisa sekuat ini

Tanpa mu Mama, ku tak ada apa – apa

—-

Terima kasih telah menjadi mama yang hebat selama 23 tahun 8 bulan ini. Engkaulah motivasi ku untuk terus bergerak. Kuharap bisa membuatmu selalu bangga telah mendidik dan merawatku. Aku ingin menjadi seorang prajurit terbaik berikutnya, karena Engkaulah Mama, Engkaulah Pahlawanku

 

Selamat Hari Ibu

Untuk Ibu – Ibu diseluruh Indonesia

Khususnya, Mama ku tersayang, Elfi Luciana.

di Kampung Halaman

 

Bandung,21 Desember 2011

Almendo Rafki

 

 

 

 

Image

Wisuda Master

9 Dec

Wisuda Master

Another state has been passed..now I am ready for the new challenge..

Guratan Indah di Mata Mereka

8 Nov

Hari ini, Selasa, 8 November 2011. Kumulai hari ini sejak dini hari tadi dengan merencanakan sepenuhnya apa yang akan kulakukan dari pagi sampai malam ini. Dengan berbekal aplikasi notepad yang ada, kucoba merangkai rute perjalanan dan time schedule agar setiap kegiatan bisa terlaksana dengan baik.

Perencanaan telah berhasil dan kuyakin bisa berjalan dengan baik. Setelah mengurus beberapa administrasi di jurusan. Aku pun memulai sebuah kegiatan yang menjadi kegiatan yang luar biasa, tak sempat terfikir sebelumnya oleh ku, tapi terpikirkan olehnya. Kegiatan yang paling hebat yang kulakukan dibanding kegiatan – kegiatan lain ku hari ini.

Dialah sang masterpiece..

Nanti akan kujelaskan siapakah Dia. Terlebih dahulu kucoba sedikit menuliskan narasi tentang kegiatan hebat hari ini.

Dengan berbekal sepeda motor pinjaman, aku menemani dia ke warung terdekat untuk membeli sekardus air botol mineral dan dilanjutkan ke sebuah warung makanan untuk mengambil pesanan nasi bungkus yang kami order kemarin.  Di warung makanan, kami melakukan penggabungan antara nasi bungkus dan air mineral dalam sebuah kantong plastik dan disimpan di dua kantong plastik yang lebih besar. Dalam jumlah yang lumayan banyak, aku pun mulai memisahkan kantong pertama berada di depan sepeda motor dan yang kedua di belakangku, tepat dipangkuannya.

Yang akan kami lakukan adalah membagikan makanan tersebut ke ‘orang – orang yang kurang beruntung’ agar dapat merasakan makan siang yang berbeda hari ini,nasi bungkus pemberiannya. Perjalanan pun dimulai, kira – kira pukul 11 siang. Dimulai dengan mengikuti jalur Dipati Ukur – Gasibu – Gedung Sate – Riau – Tongkeng (istirahat sebentar karena menunggu hujan reda) – lanjut ke daerah jalan Lombok – belakang Jonas Photo – Jalan Merdeka depan BIP dan berakhir di Jalan Dago (Djuanda). Sepanjang rute tersebut Dia selalu dengan ramah membagikan satu – satu nasi bungkus yang telah ada untuk mereka, dan sepanjang rute itu juga aku mulai merasakan bahwa satu – satu bagian hatiku terhenyak karena begitu banyak orang – orang yang mungkin di saat aku beristirahat kehujanan tadi, masih mendorong gerobak sol sepatunya di jalanan, masih kedinginan di pinggiran jalan dengan perut lapar, masih berpikir untuk menahan lapar dan terus berusaha mengambil botol – botol air kemasan, masih melamun di pinggiran jalan sampai seseorang memintanya untuk mengayuh becaknya dan mengantar sampai tujuan. Segelintir mereka memang kurang beruntung, tapi mereka masih berusaha, setidaknya tetap percaya bahwa jikalau mereka berusaha akan ada pintu rejeki.

Aku hanya bisa terenyuh dan terus mengendarai motor..

Ide ini original datang dari Dia jauh sebelum hari ini. Dia ingin sekali melakukan kegiatan ini dan akhirnya hari ini terwujud. Tidak banyak yang dapat aku lakukan, tapi yang jelas aku sangat mendukung sekali idenya dan berusaha semaksimal mungkin membantu sekuat tenaga. Tidak banyak materi yang bisa diberikan kepada orang yang kurang beruntung di luar sana, tetapi, Dia selalu percaya kita bisa melakukan sesuatu untuk orang lain.

Satu hal yang masih terngiang di kepalaku sampai saat ini adalah bagaimana guratan senyum itu hadir di wajah mereka sewaktu kami membagikan makanan tersebut. Guratan ikhlas penuh kebahagiaan kecil yang sampai sekarang membuatku bangga bahwa aku telah menemani seseorang untuk berbuat baik. Jauh didasar hatiku, aku bertekad untuk terus melakukan yang terbaik dan terus berbuat baik dalam menjalani kehidupanku sebagai hamba ALLAH SWT. Guratan itu kuanggap sebagai hal terindah yang pernah kusaksikan seumur hidupku.

Terima kasih telah mengajakku untuk melaksanakan ide hebatmu. Hari ini begitu berarti bagiku.

————————————————————————————————————————-

Siapakah sang masterpiece?

Dia bernama Dinda Husna. Dia hanyalah seorang manusia biasa yang hidup sederhana dan datang dari keluarga yang hebat. Kekuatannya berasal dari kepeduliannya, Idenya berasal dari niat tulus yang datang dari hati, dan keberhasilannya berasal dari do’a keluarganya.

“Semoga berkah ya dek sarjananya dan semoga kegiatan – kegiatan berikutnya juga diberkahi ALLAH SWT, belum ada yang memesan nasi bungkus untuk niat ini sebelumnya”, seru Ibu warung penjual makanan.

Iya, ide hebat ini adalah nazar dari Dinda Husna, jika beliau berhasil menamatkan pendidikan sarjananya.

Menurutku, tak banyak yang akan berpikir dan merealisasikan tentang ide ini untuk nazar kelulusannya, even untuk saya pribadi.

Dialah Dinda Husna, yang dengan semangatnya selalu berbuat yang terbaik dan selalu peduli.

Bandung, 8 November 2011

Almendo Rafki